Jumat, 27 Februari 2009

Presiden SBY Minta HMI Tingkatkan Kesejahteraan dan Kejayaan IslamPDF | Print |
Presiden SBY berharap agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terus menerus meningkatkan peran dan aktivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, bangsa dan negara, dan kejayaan Islam. Harapan tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada  Dies Natalis Ke 62 HMI Senin malam 16 Februari 2009  di Puri Agung Hotel Sahid, Jakarta.

SBY juga berharap agar dies natalis ke 62 ini dijadikan sebagai sarana refleksi dan komteplasi untuk perjalanan HMI ke depan. HMI berdiri tanggal 5 Februari 1947 dengan semangat keislaman dan keindonesiaan.

Saat tiba di tempat acara SBY disambut meriah dan hangat ribuan alumni dan anggota HMI yang datang secara bergelombang sejak sore hari dari Jakarta dan sekitarnya.

Ketua Umum PB HMI, Arip Musthopa dalam sambutannya mengatakan, anggota HMI tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari 186 cabang dan ratusan ribu anggota. "Sementara alumninya tersebar di berbagai macam lembaga baik pemerintahan, dosen, LSM, pengusaha hingga aktivis partai politik, pasti ada kader HMI. Jika seluruh anggota HMI dan aLumni yang tersebar itu bergerak dan maju bersama, Indonesia pasti akan menjadi baik," ujar Arip.

Panitia kemudian menyerahkan gambar Presiden sebagai kenang-kenangan, juga menyerahkan HMI Award kepada tokoh-tokoh HMI, antara lain Akbar Tanjung, Asyumardi Azra, Jimly Jimly Assidiqie, Agus Salim Sitompul, Sulastomo, Yusuf SK, almarhum Munir dan almarhum Ahmad Wahid

Hadir bersama Presiden dalam acara ini antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Mendagri Mardiyanto, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menag Maftuh Basyuni, Menkominfo M. Nuh, Meneg BUMN Sofjan Djalil, Menegpora Adhiyaksa Dault.

Sementara alumni HMI yang hadir, Jimly Assidiqie, Akbar Tanjung dan Beddu Amang. (Anto)

Tidak ada komentar: