Menjadi Pegawai Negeri ( PNS ) di Indonesia sampai dengan saat ini masih sangat dominan di harapkan oleh sebagian besar masyarakat kita. Status sosial seorang PNS masih dirasakan sebagai sebuah kehormatan. Pemerintahpun setiap tahun tidak henti - hentinya menyediakan Formasi untuk PNS tersebut.
Lalu pertanyaannya adalah " dari besarnya anggaran untuk PNS menyangkut gaji dan lain - lain adakah sesuatu yang lebih telah di hasilkan untuk bangsa ini "
Jawaban yang tepat hanya akan dapat kita temukan jika kita cemat dalam melihat keseharian dari para PNS itu sendiri.
Kita dapat saksikan betapa banyak para PNS yang "berkeliaran" seakan tidak ada lagi pekerjaan yang dapat ia lakukan di kantor. Tidak sedikit pula para PNS tersebut yang bahkan hanya hadir di kantor pada saat gajian, dan kalaupun mereka ada di kantor ternyata pekerjaannya hanyalah duduk dan bercengrama tanpa sadar bahwa mereka menjadi PNS dan di gaji oleh Negara untuk mengurusi masyarakat.
Ironis memang jika kemudian kita masih sering mendengar berita bahwa masih ada kekurangan tenaga PNS, seakan Negeri ini sudah tidak mampu lagi menciftakan lapangan pekerjaan untuk rakyatnya selain menjadi PNS.
Dalam hal ini penulis berpandangan bahwa bukan sesuatu yang salah kalau kemudian pemerintah mengurangi anggaran Negara untuk PNS. Tentu bukan berarti gaji PNS harus di turunkan, akan tetapi mulailah untuk mengefektifkan kinerja dari PNS yang telah ada dan kemudian secara berangsur - angsur dapat mengurangi jumlah PNS agar PNS yang nanti ada jumlah nya memang sesuai dengan job dan kebutuhan di mayarakat.
Kedepan kita semua berharap agar tidak lagi kita jumpai PNS yang tidak punya meja. Dan kalaupun ada penerimaan PNS baru cukup untuk menggantikan PNS yang pensiun saja, kecuali jika itu untuk GURU dan TENAGA KESEHATAN.
Pada ahirnya penulis sangat berharap kepada generasi muda yang akan datang agar jangan terlalu banyak yang becita - cita untuk menjadi PNS, tapi mari kita bersama - sama mengganti cita - cita kita untuk menjadi seorang Profesional yang dapat menciftakan lapangan pekerjaan, sehingga kita dapat membangun bangsa ini tanpa harus memakai seragam kebesaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar